
"Sudah Gaharu Cendana Pula....,,"
Pasti anda sudah pernah mendengar kalimat di atas, tapi yang jadi pertanyaan apa itu gaharu dan cendana itu?. Kalau cendana mungkin sudah banyak yang tahu, kalaupun belum mengetahui bisa di baca di artikel sebelumnya atau cari di google.. hehheee
Banyak orang yang bilang kalau gaharu itu adalah sebuah pohon, padahal sebenarnya bukan. Gaharu itu adalah kayu yang berwarna kehitaman dan mengandung resin khas yang berbau harum ketika dibakar yang dihasilkan oleh sejumlah spesies pohon dari marga Aquilaria dan Gyrinops. Resin ini digunakan oleh industri sebagai bahan pembuat farfum, obat-obatan, dan bahkan digunakan dalam peribadatan umat beragama sebagai bahan untuk pembuat dupa.
Gaharu dihasilkan oleh tanaman sebagai respon dari mikroba yang masuk kedalam jaringan yang terluka. Luka pada tanaman tersebut dapat terjadi secara alami karena adanya cabang dahan yang patah atau kulit yang terkelupas, maupun secara sengaja dengan pengeboran atau penggergajian. Masuknya mikroba ke dalam jaringan tanaman tersebut dianggap sebagai benda asing sehingga sel tanaman akan menghasilkan suatu senyawa fitoaleksin yang berfungsi sebagai pertahanan terhadap penyakit atau patogen. Senyawa fitoaleksin tersebut dapat berupa resin berwarna coklat hingga kehitam-hitaman dan beraroma harum, serta menumpuk pada pembuluh xilem dan floem untuk mencegah meluasnya luka ke jaringan lain. Namun, apabila mikroba yang menginfeksi tanaman dapat mengalahkan sistem pertahanan tanaman maka gaharu tidak terbentuk dan bagian tanaman yang luka dapat membusuk. Ciri-ciri bagian tanaman yang telah menghasilkan gaharu adalah kulit batang menjadi lunak, daun menguning dan rontok, serta terjadi pembengkakan, pelekukan, atau penebalan pada batang dan cabang tanaman. Untuk kepentingan komersil, masyarakat mengebor batang tanaman penghasil gaharu dan memasukkan inokulan cendawan kedalamnya. Setiap spesies pohon penghasil gaharu memiliki mikroba spesifik untuk menginduksi penghasilan gaharu dalam jumlah yang besar. Beberapa contoh cendawan yang dapat digunakan sebagai inokulan adalah Acremonium sp, Cylindrocarpon sp, Fusarium nivale, Fusarium solani, Fusarium fusariodes, Fusarium roseum, Fusarium lateritium dan Chepalosporium sp.
No comments:
Post a Comment